Maria Rostanti :” Yang Tak Terlupakan adalah..”

IMG-20180820-WA0008
@maria_rostanti                                                                                      photo by adhitya Christanto

Bertemu seseorang yang spesial dimasa lalu biasanya membawa rasa kaget. Rasa ini kemudian diikuti rasa berikutnya: senang, galau, sedih ataupun antipati. Masing-masing rasa menggambarkan sesuatu yang pernah terjadi sebelum perpisahan terjadi. Jejak rasa. Sebuah jejak yang terjadi di masa lalu.

Inilah bagian awal untuk menarik kisah yang ada di novel ini, Yang Tak Terlupakan (Forgiven But Not Forgotten) karya Abby Green yang dialihbahasakan oleh Ambhita Dhyaningrum.

” Siena Depiero dan Andreas Xinakis menjadi dua tokoh sentral di novel ini.Sebuah kisah buruk terjadi diantara Siena, orang tua Siena dan Andreas pada kali terakhir mereka bersama yang membuat Andreas pergi membawa dendam,” kata Maria Rostanti.

Menurut Maria, panggilan akrab perempuan berambut panjang ini, cerita ini kuat dari sisi eksplorasi histori sejak peristiwa buruk itu dan menjadi sumber terjadinya hubungan kembali antara Siena dan Andreas.

Andreas yang telah sukses menjadi pengusaha hotel  ternyata masih memendam sumpahnya untuk menyelesaikan dendam dimasa lalu. Itu yang ia lakukan setelah perjumpaannya kembali dengan Siena. Andreas menguasai Siena. Dalam sebuah rasa sesal atas kejadian buruk itu di masa lalu, Siena bersikap menerima perlakukan Andreas.

maria
“Masing-masing rasa menggambarkan sesuatu yang pernah terjadi sebelum perpisahan terjadi. Jejak rasa. Sebuah jejak yang terjadi di masa lalu.” (Maria,2018)                                                                                                                                                                                      photo by : Adhitya Christanto

 

“Pembalasan tidak selalu berwujud kekerasan fisik,” kata Maria. Pada novel ini, dialog yang didominasi Andreas dan Siena menggambarkan tentang pembalasan, namun bukan bukan kekerasan fisik.

Melalui dialog itulah terungkap kebenaran-kebenaran dari terjadinya dendam, Ini yang membuat dendam berangsur berganti menyisakan rasa jujur.

Lalu siapakah yang akan baper jika membaca novel ini, Maria?

” Orang yang sedang atau pernah bertemu dengan seseorang spesial, saya yakin, bisa memahami cerita ini, atau malah jadi  baper,” katanya sambil tersenyum.

 

Judul Buku : Forgiven But Not Forgotten
Penulis : Abby Green
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah : Ambhita Dhyaningrum
Halaman : 284

Iklan

6 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s