Maria Rostanti :” Yang Tak Terlupakan adalah..”

Bertemu seseorang yang spesial dimasa lalu biasanya membawa rasa kaget. Rasa ini kemudian diikuti rasa berikutnya: senang, galau, sedih ataupun antipati. Masing-masing rasa menggambarkan sesuatu yang pernah terjadi sebelum perpisahan terjadi. Jejak rasa. Sebuah jejak yang terjadi di masa lalu. Inilah bagian awal untuk menarik kisah yang ada di novel ini, Yang Tak Terlupakan (ForgivenLanjutkan membaca “Maria Rostanti :” Yang Tak Terlupakan adalah..””

Astri Wulandari : “Si Bijak Bestari Sebenarnya Ada dimana-mana..”

Pernahkah kita bertemu dengan orang yang degan semangat bercerita kepada kita tentang satu ataupun banyak hal? Tak semata bercerita bahkan mereka memberi informasi yang runtut dan memiliki dasar referensi yang bagus? Terakhir, orang tersebut tidak meminta balasan apapun dari kita atas semua informasi  yang  ia sampaikan? Bagi kelompok  orang khususnya yang dalam pekerjaannya bertemu denganLanjutkan membaca “Astri Wulandari : “Si Bijak Bestari Sebenarnya Ada dimana-mana..””

Dyah Puspita NP : “ ..jatuh cinta dan patah hati di saat yang bersamaan.”

  Bukan kebetulan jika perempuan cantik satu ini, Dyah Puspita NP,  memang gemar tentang puisi dan foto. Baginya, puisi dan foto adalah ungkapan sebuah ekspresi yang dalam dan jujur. “Tidak khawatir akan dicap apa-apa. Begitulah adanya,” katanya sambil membuka-buka sebuah buku yang telah berulang kali ia baca. Buku yang covernya dominan warna hitam dan putihLanjutkan membaca “Dyah Puspita NP : “ ..jatuh cinta dan patah hati di saat yang bersamaan.””

Melisa Febriana Panjaitan : “ Aku …nggak bosenin..”

Dunia perbukuan dan literasi bukanlah hal asing bagi Melisa Febriani Panjaitan. Sejak dari kecil, ia sudah suka membaca buku. Di waktu  SMP, Melisa  sudah terbiasa menulis. Lulus kuliah ,jejak literasinya sudah terekam melalui karya-karyanya   yakni  Panilaran dan Bagong.  Dua karya itu adalah novel yang sudah diterbitkan dengan nama penulis Odilia Melisa. Bahkan, Panilaran telah difilmkan. PerempuanLanjutkan membaca “Melisa Febriana Panjaitan : “ Aku …nggak bosenin..””

Ellisabeth Devi Renayan: ”  ..Itu Romantis…”

  Membaca sebuah buku yang berisi tentang puisi, tidak semua orang terbiasa. Karena puisi itu urusan hati, maka perlu adanya tarikan yang menyentuh. “ Contohnya ya suasana hati,” kata Ellisabeth Devi Renayan yang akrab disebut Ellisa. Menurutnya, salah satu bentuk suasana hati yakni  saat sedang galau. Puisi  bisa menjadi teman yang mewakili suasana hati. “Lanjutkan membaca “Ellisabeth Devi Renayan: ”  ..Itu Romantis…””

Asha Nuria Novitasari : “Yang Sedang Pedekate…”

Sebuah novel tampak tergenggam di jemarinya.  Bergambar lelaki telanjang dada sambil tangannya sedang mengolah menu. “ Aku coba baca buku genre lain,”kata Asha . Biasanya tema favoritnya adalah perempuan, namun kali ini ia memilih novel roman. Novel ini  berjudul  Too Hot to Touch  yang ditulis oleh Louisa Edwards. Walau bukan buku baru, menurut Asha, temanyaLanjutkan membaca “Asha Nuria Novitasari : “Yang Sedang Pedekate…””

Dian Husna : Layak Menjadi Referensi Para Ahli Teater..

Teater bukan tontonan baru baginya.  Walau tidak terbilang rutin, gadis manis ini mengaku terhibur. “ Biasanya nonton di kampus sewaktu masih  kuliah,” cerita  Dian . Pada saat menonton, Dian sering berpikir bagaimana mereka membuat naskah dan memerankannya apalagi jika yang dipentaskan bukan naskah yang konteksnya Indonesia melainkan luar negeri.  “ Sepertinya sutradara dan pemain teaterLanjutkan membaca “Dian Husna : Layak Menjadi Referensi Para Ahli Teater..”

Pipit Tita Adhitya : Memaafkan Dipilih Dari 1000 Alasan Untuk Membenci

 “Bila saat ini kita sedang marah dan membenci seseorang atau sekelompok orang, dan merasa sukar berdamai dengan kemarahan itu, ada baiknya nikmati makanan favorit atau  tidur demi meredakan perasaan itu. Setelahnya, silakan baca buku ini,” kata Tita, panggilan akrab dari Pipit Tita Adhitya.   Ditangannya terdapat sebuah buku yang berjudul I Shall Not Hate tulisanLanjutkan membaca “Pipit Tita Adhitya : Memaafkan Dipilih Dari 1000 Alasan Untuk Membenci”

Dian Husna : “Yakin Punya Good Strategy…..?””

  Salah satu perusahaan jasa seni grafis menuliskan rangkaian kalimat  yang dilabeli “Strategi Utama Kami” : STRATEGI UTAMA KAMI Kami akan menjadi perusahaan jasa seni grafis pilihan Kami akan memuaskan konsumen dengan solusi unik dan kreatif untuk masalah mereka Kami akan menambah omset setidaknya 20% setiap tahun Kami akan menjaga margin keuntungan setidaknya 20% KamiLanjutkan membaca “Dian Husna : “Yakin Punya Good Strategy…..?”””

Maulitina Asepti Budi Rahayu : “ Enam Prinsip Ini Akan Membantu Sebuah Informasi Menjadi Viral..”

Chip Heath and Dan Heat telah menuliskan sebuah buku yang menjadi best seller yakni Match to Stick. Mereka mengangkat sebuah penemuan yang berasal dari berbagai penelitian mereka tentang bagaimana membuat gagasan itu melekat di benak orang. Tidak lama, Jonah  Berger mempertajam apa yang telah menjadi temuan Chip Heat dan Dan Heat. “Sebuah informasi yang melekatLanjutkan membaca “Maulitina Asepti Budi Rahayu : “ Enam Prinsip Ini Akan Membantu Sebuah Informasi Menjadi Viral..””