Catatan Kecil Tentang “ Ayah” dan “Ayah dan Sirkus Pohon”.

Namun juga muncul pertanyaan mengapa novel yang berjudul “ Ayah dan Sirkus Pohon” (2020) tidak selengkap “Ayah” (2015)? https://resensibukupilihan.com/2020/08/12/kejenakaan-dalam-cerita-hidup-sobirin-cs/ Tautan  di atas adalah resensi novel tulisan Andrea Hirata  yang berjudul “Ayah dan Sirkus Pohon”.  Pada  tautan tersebut  Resensi Buku Pilihan (RBP) telah menuliskan tentang daya tarik novel ini. Salah satunya yakni happy ending yang mengambangLanjutkan membaca “Catatan Kecil Tentang “ Ayah” dan “Ayah dan Sirkus Pohon”.”

KEJENAKAAN DALAM CERITA HIDUP SOBIRIN cs

“Sebab pekerjaan mencetak batako sesuai dengan kepribadian saya, Bang, eh Pak.” Kalimat diatas kiranya mudah menyetil saraf humor pembaca untuk merespon dengan tertawa. Setidaknya tersenyum.  Itulah salah satu percakapan Sabari dengan orang yang sedang mewawancarinya.  Sabari adalah salah satu tokoh dalam buku berjudul Ayah dan Sirkus Pohon karya salah satu pesohor tanah air ,Andrea Hirata.Lanjutkan membaca “KEJENAKAAN DALAM CERITA HIDUP SOBIRIN cs”

“Manifesto” Berbenah ala Gemar Rapi

Kurang lebih 2-3 tahun terakhir ini, tema tentang kerapian, kebersihan, dan penataan menjadi salah satu tema yang populer di kalangan penikmat buku. Termasuk blog ini juga pernah menghadirkan 2 jenis buku dengan tema serupa. Hanya kali ini, pada buku berjudul Gemar Rapi Metode Berbenahnya Indonesia memang memiliki keunikan tersendiri. Buku setebal 186 ini, terhitung runtutLanjutkan membaca ““Manifesto” Berbenah ala Gemar Rapi”

Stella Corine Haryadi : “..sisi humanisnya tetap melekat”

Membaca buku karya Andrea Hirata kemungkinan mudah  membuat pembaca hanyut. Bukan sekedar masuk kepada kisahnya, namun juga bisa membawa pembacanya kepada kenyataan kisah hidupnya.  Demikian pula dengan Stella Corine Haryadi yang jadi gelisah saat membaca di bab-bab awal, Perempuan berambut sebahu ini teringat pada rumahnya dan  khususnya ayahnya. ” Buku ini membawa saya bernostalgia keLanjutkan membaca “Stella Corine Haryadi : “..sisi humanisnya tetap melekat””