Diposkan pada hukum,ekonomi, Profesi, Woman and The Book

Maulitina Asepti Budi Rahayu : “ Enam Prinsip Ini Akan Membantu Sebuah Informasi Menjadi Viral..”

instagram : @aseptibr
@aseptibr

Chip Heath and Dan Heat telah menuliskan sebuah buku yang menjadi best seller yakni Match to Stick. Mereka mengangkat sebuah penemuan yang berasal dari berbagai penelitian mereka tentang bagaimana membuat gagasan itu melekat di benak orang. Tidak lama, Jonah  Berger mempertajam apa yang telah menjadi temuan Chip Heat dan Dan Heat. “Sebuah informasi yang melekat namun tidak menjadi getok tular atau mewabah (Contagious), tidak akan menjadi informasi yang kuat”, kata Maulitia Asepti Budi Rahayu, lulusan Jurusan Komunikasi sebuah Universitas Swasta di Yogyakarta ini.

Bagi perempuan berbintang virgo ini, informasi yang kuat akan mampu membuat orang berbincang dan menyebarkan ke orang lainnya baik melalui perbincangan online maupun offlline. Dari penelitian yang dilakukan oleh  Jonah Berger ada kabar baik  bagi semua pihak mulai dari poitisi, penulis naskah, komendian, pebisnis bahwa untuk menjadikan informasi yang mereka sampaikan menjadi mewabah atau viral, itu bisa d i c i p t a k a n .

Jonah Berger dalam bukunya berjudul Contagious merekomendasikan 6 prinsip yakni Mata Uang Sosial, Pemicu,Emosi, Umum, Nilai Praktis dan  Cerita . Dengan bersandar pada 6 prinsip ini, informasi yang disampaikan kemungkinan besar akan mewabah atau viral.

Untuk menyampaikan tentang 6 prinsip ini Jonah Berger mempermudah pembaca buku untuk memahaminya dengan cara menyediakan banyak cerita yang memang telah ditelitinya. “ Saya menyukai cerita dari sebuah perusahaan Blendtec yang memilliki strategi kreatif membuat produk mereka diperbincangkan,” kata Septi.

Singkatnya, manajer pemasaran Bendtec  George Wright berpikir keras bagaimana kehebatan blender produk mereka akan viral. Suatu saat, ia bereksperimen memasukkan kelereng dan bola golf dan lidi ke dalam blender. Kelereng adalah barang pertama yang ia uji coba. Bersama Tom Dickson, pimpinan Blendtec, mereka memasukkan kelereng ke dalam blender, mengaktifkan blender, menunggu beberapa saat setelah blender di non aktifkan, dan menemukan kenyataan bahwa kelereng mereka telah berubah menjadi serbuk.

IMG-20180131-WA0004

“Sebuah informasi yang melekat namun tidak menjadi getok tular atau mewabah (Contagious), tidak akan menjadi informasi yang kuat”.(Septi, 2018)

Noviantika Widyayanti :”Membuat Gagasan Kita Melekat Lebih Penting Dari …..”

Rasa takjub Tom dan George pasca membuka tutup blender  adalah sama dengan jutaan para penonton video uji coba itu di Youtube yang diberi judul Will It Blend?. Takjub.

Kehebatan Blendtec menjadi pembicaraan. Banyak pemirsa yang ikut berpikir bagaimana kalau selain kelereng dan  bola golf yang dimasukkan ke dalam blender itu. Tentu saja ini adalah partisipasi yang bagus bagi pengembangan brand awareness Bendtec dan pada akhirnya mendongkrak penjualan Bendtec. Ini salah satu cerita sukses yang hanya bermodal tak lebih dari 50 dollar.

Septi mengakui bahwa ia menyukai buku yang isinya berdasar dari riset. Baginya, informasi yang ditampilkan akan valid. Ia meyakini bahwa isi buku ini akan membantu siapa saja yang ingin informasinya menjadi viral. “ Siapapun. Politisi hingga pebisnis. Mereka pasti membutuhkan informasi seperti yang Jonah Berger tulis ,” katanya yakin.

“ Oh ya, satu lagi keunggulan buku ini. Terjemahannya juga bagus!”, katanya sambil tertawa.

Judul                    : Contagious

                               Rahasia Di Balik Produk Dan Gagasan Populer

Penulis                 : Jonah Berger

Penerbit              : PT Gramedia Pustaka Utama

Halaman             : IX + 297

 

Noviantika Widyayanti :”Membuat Gagasan Kita Melekat Lebih Penting Dari …..”

photo by @pipititadhitya

Saat ditanya mengapa membaca buku ini, Noviantika Widyayanti mengatakan bahwa pada awalanya ia tertarik dengan judulnya. Sepanjang pengalamannya memilih dan membaca  buku, judul ini (Made To Stick : Strategi Agar Gagasan Kita Melekat di Benak Orang Lain) memberikan penawaran pengetahuan yang berguna apapun profesi kita,

Alumnus Jurusan Pariwisata sebuah Perguruan Tinggi Negeri ini, lebih lanjut, mengatakan bahwa  menyatakan sebuah gagasan hampir setiap orang mampu, namun membuat gagasan yang melekat membutuhkan pengetahuan dan praktik yang terus menerus.

novi2
“ Saya menyukai buku yang tulisannya lahir dari sebuah penelitian..” @noviantika_w

“ Disinilah kekuatan buku ini bagi kita,”katanya.

Buku ini muncul dari serangkaian penelitian bertahun-tahun oleh Chip Heath & Dan Heath. Mereka tertarik dengan berbagai gagasan yang beredar di masyarakat. Mereka mengumpulkan berbagai cerita rakyat, naskah pidato, naskah kampanye dll.

Penelitian mereka melibatkan banyak orang sebagai obyek yang digunakan mencari sebuah pengetahuan baru tentang hal apa yang membuat orang-orang tersebut mengingat sebuah gagasan. Usaha keras ini dilakukan  oleh Chip Heat & Dan Heat untuk mengetahui mengapa sebuah gagasan bisa melekat sedangkan gagasan yang lain tidak.

“ Saya menyukai buku yang tulisannya  lahir dari sebuah penelitian, karena umumnya menghasilkan pengetahuan yang bisa diaplikasikan,” kata Novi lagi. Perempuan yang juga penyanyi dangdut di Yogyakarta ini, berpendapat bahwa buku ini sangat dibutuhkan oleh banyak profesi, terlebih yang sering berinteraksi dengan orang banyak.

Lebih lanjut Novi berpendapat bahwa  buku ini mengingatkan kepada orang-orang yang terbiasa presentasi dengan menekankan pada sekumpulan data. Sekumpulan data  yang mereka sampaikan akan terasa sia-sia atau tidak optimal bila mereka tidak bisa menyampaikan sebuah gagasan yang  melekat kepada pembaca.

Trus , apa resepnya agar gagasan kita menjadi melekat?

Menurut Novi, salah satu resep dari buku ini yang ia sukai adalah  adalah “Kesederhanaan”. Sebuah gagasan yang sederhana mampu menyentuh sisi logika dan perasaan para pendengar, penonton ataupun pembaca. “Membuat gagasan yang sederhana tidaklah mudah, namun bila kita mampu membuat gagasan yang sederhana, maka akan memudahkan  kita dalam banyak hal”.

IMG-20171221-WA0016

Judul Buku          :

Made To Stick : Strategi Agar Gagasan Kita Melekat di Benak Orang Lain

Penulis                 :

Chip Heath & Dan Heath

Penerbit              :

PT Gramedia Pustaka Utama

Halaman              :

ix + 417

  Lanjutkan membaca “Noviantika Widyayanti :”Membuat Gagasan Kita Melekat Lebih Penting Dari …..””

Diposkan pada hukum,ekonomi, Profesi, Woman and The Book

Theodora Esti Maryunani : “Sebaiknya Para Karyawan Harus Tahu Hak dan Kewajibannya”

IMG-20170307-WA0011Karyawan adalah pihak yang sangat penting bagi perusahaan.  Mereka bekerja melakukan hal-hal yang sudah ditetapkan perusahaan. Keterikatan karyawan dan perusahaan ini dijabarkan dalam perjanjian kerja. Pada perjanjian  kerja ini pula, hak-dan kewajiban  karyawan dirumuskan. “ Untuk itulah, sebaiknya para karyawan harus tahu hak dan kewajibannya,” kata Theodora Esti Maryunani

Perempuan berkulit putih yang bekerja sebagai staf Human Resources di sebuah perusahaan ini beranggapan bahwa  pengetahuan tentang hak dan kewajiban ini berfungsi untuk melindungi keberadaan dan pekerjaan mereka serta membuat mereka nyaman.  Acap kali, karyawan kurang peduli terhadap hak-hak mereka karena terfokus pada pekerjaan. Saat terjadi masalah, barulah mereka merasa bahwa ada informasi-informasi  yang seharusnya mereka tahu.20170303_113708

Perempuan yang akrab disapa Esti ini merekomendasikan sebuah buku berjudul Hak dan Kewajiban Pekerja  yang ditulis oleh Jimmy Joses Sembiring SH MHum. “Buku ini memberikan gambaran tentang hubungan kerja yang terjadi antara karyawan dan perusahaan,”katanya.  Buku ini juga memberi informasi, bahwa Negara juga terlibat mengatur hubungan kerja antara karyawan dan perusahaan melalui serangakaian peraturan yang sudah dikeluarkan. “ Jadi karyawan jangan hanya paham tentang kontrak kerjanya, namun juga peraturan negara yang mengatur tentang relasi karyawan dan perusahaan,” tegasnya lagi.

Lebih lanjut, Esti mengingatkan bahwa setiap perusahaan memiliki budaya kerja yang berbeda-beda. Oleh karena itu, perlu adanya komunikasi yang terus menerus antara karyawan dan perusahaan agar bisa seiring.(*)

 20170307_194701

Judul Buku                          : Bacaan wajib Setiap Karyawan;Hak dan Kewajiban Pekerja Berdasarkan Peraturan Terbaru

Penulis                                 : Jimmy Joses Sembiring SH MHum

Penyunting                        : Fitria Pratiwi

Penerbit                              : Visimedia (Cetakan Pertama,2016)

Diposkan pada Profesi, Woman and The Book

Ratih : “Crowdsourcing itu harus smart..”

20170206_170226Pada zaman ini, istilah crowdsourcing sudah dikenal dimana-mana. Kata itu adalah istilah bagi tenaga lepas harian (freelancer) yang tersebar di seluruh dunia.  Mereka harus cermat,dan smart membantu keberhasilan sebuah proyek yang ditawarkan kepada mereka, dan uniknya, orang atau perusahaan yang memiliki proyek ini belum tentu pernah bertatap muka dengan para freelancer ini. Semuanya ini bisa terjadi  karena teknologi online sudah bisa memfasilitasi hal tersebut.

“ Crowdsourcing itu harus smart, karena biasanya proyek yang mereka bantu adalah proyek yang penting,” kata Diatri Nariratih yang  sehari-hari menangani proyek-proyek berbasis online di sebuah media cetak ini. Saat membuka-buka buku berjudul “Jadi Freelancer Kaya” di sebuah tempat yang biasa ia datangi ini, Ratih-nama panggilannya- mulai menikmati rentetan kata yang mengundang perhatiannya, yakni halaman isi. Baginya, buku ini berbobot. Tulisan yang ada di buku karangan Daniel G Pratidya ini bisa menjadi sebuah handbook atau pedoman bagi siapa saja yang akan memulai profesi sebagai freelancer online.

Disini, Daniel G Praditya menuliskan pentingnya mengetahui motivasi diri dan kebutuhan persiapan diri bila siap terjun ke dunia ini. Daniel juga menuliskan informasi penting bagaimana menyusun sebuah proposal agar memuluskan jalan mendapatkan order.

20170206_1701521“Ini informasi bagus,tentang tips membuat perhitungan harga penawaran dan waktu kerja,” kata Ratih sambil menunjuk halaman 129. Dihalaman seterusnya, Daniel menuliskan tentang tips penting lainnya. Diantaranya adalah cara mempertahankan pelanggan alias pihak pemberi order. Para freelancer juga harus tahu bagaimana hendaknya bersikap agar hubungan dengan pelanggan dapat terjaga dan menimbulkan order selanjutnya.

Saat ditanya apa dia akan menjadi seorang freelancer, perempuan yang pernah belajar tari jawa ini tersenyum dan menjawab diplomatis,” Bila membaca buku ini maka untuk menjadi seorang freelancer  profesional perlu persiapan ketrampilan dan mental. Saya perlu persiapan untuk itu. Ini pekerjaan menarik”.

20170207_094531

 Judul Buku                         : Jadi Freelancer Kaya            

Penulis                                 : Daniel G Pratidya

Penerbit                              : Visimedia

Halaman                              : xviii + 206

Neta Tata : …Peran Funding Officer Ini Adalah Ujung Tombak….

foto-2

Ditemui saat santai, Neta Tata sedang membuka-buka sebuah buku yang berjudul Practical Guide To Effective Account Management for Selling funding Product& Service. Apa gerangan ia membaca buku itu? Apakah ia seorang Funding Officer?

Ternyata bukan.

Ketika ditanya mengapa ia membaca buku itu perempuan berkacamata ini  mengatakan bahwa ia ingin menghadiahkan buku itu untuk temannya yang  baru saja diterima bekerja di sebuah  Bank.  Pada awalnya, perempuan yang berprofesi sebagai Account Executive sebuah media cetak terkenal di Yogyakarta ini ingin menghadiahkan buku jenis novel. Namun saat  ia melihat buku ini disebuah rak buku, ia langsung tertarik.

Buku yang mengangkat tentang profesi Funding Officer seperti profesi temannya itu cukup langka beredar di dunia buku. “ Ini buku yang langka dan tulisannya mudah dimengerti,” katanya sambil membuka-buka buku yang ditullis oleh Maryam Idawati, sorang ex- banker yang telah berpengalaman hampir 20 tahun.

“ Bila membaca buku ini, kita jadi tahu kalau peran Funding Officfoto-4er ini adalah ujung tombak lembaga perbankan. Mereka harus smart mencari nasabah baru, menjalin hubungan yang profesional dan  mengerti kebutuhan bisnis nasabahnya,” kata Neta Tata lagi.  Buku ini menjadi panduan yang bermanfaat bagi para Funding Officer yang mulai berkarir di dunia perbankan.

“Saya berharap ia senang mendapatkan buku ini,”

 

Judul Buku         :

Practical Guide To Effective Account  Management for Selling funding Product&  Service

Pedoman Praktis Account Management   Yang Efektif Dalam Memasarkan Produk dan Layanan Funding

 

Penulis                 : Maryam Idawati

Penerbit              : PT Edcore Indonesia

Percetakan         : PT Persada Utama Tirta Lestari

Halaman              : x+133

 

 
Diposkan pada manajemen, Profesi, Tak Berkategori

Presentasi Itu Butuh Seni  

buku

Buku ini tidaklah tebal. Bila kita memiliki waktu  paling lama 2 jam, pasti isi di dalamnya kan habis terbaca. Walau begitu, manfaat dari isi buku ini melebihi ketebalannya.  Buku ini mengajak kita menengok sebentar tentang kapan dan dimana kita melakukan presentasi. Jangan dibayangkan, Budiman Hakim, si penulis akan mencuplik teori teori modern tentang presentasi. Malah, yang ada adalah cerita mengalir dengan gaya ngobrol kesana kemari tanpa melupakan bobot .  Ini mengasyikan dan tidak membuat bosan.

Saya terkesan dengan salah satu judul dalam buku ini tentang presentasi 60 detik. Saya berimajinasi seakan-akan saya  harus mempersiapkan presentasi itu, tapi masalahnya apa yang harus saya sampaikan dengan durasi sependek itu? Budiman Hakim mengingatkan lewat “obrolannya” bahwa kesuksesan presentasi seperti ini bukan semata terdukung oleh bagus tidaknya materi presentasi, maksimal tidaknya kreatifitas, melainkan juga kepada siapa presentasi ini ditujukan. Di buku ini, ia bercerita tentang kisah nyata presentasi 60 detik yang efektif.

Lain lagi, kisah tentang presentasi ala  bartender dan agen asuransi  menjadi kisah yang membuat kita paling tidak senyum-senyum. Kisah-kisah tersebut merupakan  kisah nyata dari Budiman Hakim. Dalam keseharian seorang bartender  yang bertugas meramu dan menyajikan minuman special, ternyata terdapat  ilmu bagaimana  mendapatkan  informasi apa yang diinginkan konsumen dan bagaimana kita memuaskannya.  Sedang kisah presentasi ala agen asuransi yang ada di kisah tersebut, mengingatkan kita pentingnya menjaga rasa”trust”. Bila kita mendapat “trust” yang bagus, apa yang kita tawarkan kepada orang lain pasti lebih mudah di terima. Sebaliknya, bila kita telah mendapat citra diri yang tidak bagus, sebaiknya segeralah  mencari orang yang kira-kira tidak tahu tentang diri kita.

Budiman Hakim adalah pekerja di  bidang kreatif. Setiap harinya, ia bisa bertemu orang lama dan orang baru untuk menjual gagasan kreatifnya. Pada buku ini, Budiman Hakim menuangkan ilmu-ilmu lewat kisah nyata yang ia dan teman-temannya alami.  Memang bacaan yang ada di buku ini lebih dekat dengan dunia periklanan, namun bagi kita yang berkarier dibidang lain tetap bisa mendapat ilmu seni  presentasi yakni  sentuhan-sentuhan kecil yang memuluskan presentasi layaknya udara yang ada di ban sepeda akan membuat ban tersebut menggelinding dengan lancar walau diatas bebatuan. Bayangkan bila tidak ada udara,  roda akan berputar namun terasa sakit karena selalu bergesekan dengan jalan.

Judul Buku                          : Saya Pengen Jago Presentasi

Penulis                                : Budiman Hakim

Penerbit                              : Galang Pustaka

Cetakan                              : 1 (2015)

Halaman                             : xiv + 178 halaman