“ Ketidaknyamanan propagandis pemakaian kondom dan spiral…”

Istilah propagandis pemakaian kondom dan spiral adalah salah satu istilah yang  menarik mata dan menancap di ingatan otak secara mudah. Istilah ini akan mudah ditemukan pada kumpulan cerpen karya Ahmad Tohari yang berjudul Rumah Yang Terang.  Secara singkat, cerita ini mengangkat tentang masuknya listrik ke sebuah pemukiman. Untuk mengalirkan listrik, maka perlu kerjasama semua wargaLanjutkan membaca ““ Ketidaknyamanan propagandis pemakaian kondom dan spiral…””

Kisah Cinta Yang Tidak Bertele Tele ala Boy Chandra

Cinta kadang ditemukan secara sederhana. Namun kadang pula disampaikan dengan cara yang rumit. Ini yang menjadi salah satu kesan bagi buku ini tulisan dari Boy Chandra yang berjudul Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang. Dan, memang benar pendek-pendek tulisan per judulnya disini.  Catatan ini bukanlah dimaksudkan membahas cinta secara teori filsafat, namun berwujud kisah-kisah sepenggal.Lanjutkan membaca “Kisah Cinta Yang Tidak Bertele Tele ala Boy Chandra”

Catatan Kecil Tentang “ Ayah” dan “Ayah dan Sirkus Pohon”.

Namun juga muncul pertanyaan mengapa novel yang berjudul “ Ayah dan Sirkus Pohon” (2020) tidak selengkap “Ayah” (2015)? https://resensibukupilihan.com/2020/08/12/kejenakaan-dalam-cerita-hidup-sobirin-cs/ Tautan  di atas adalah resensi novel tulisan Andrea Hirata  yang berjudul “Ayah dan Sirkus Pohon”.  Pada  tautan tersebut  Resensi Buku Pilihan (RBP) telah menuliskan tentang daya tarik novel ini. Salah satunya yakni happy ending yang mengambangLanjutkan membaca “Catatan Kecil Tentang “ Ayah” dan “Ayah dan Sirkus Pohon”.”

“ Kang Sarpin Minta Dikebiri” Lah……..?!

 Iya. “Kang Sarpin  Minta Dikebiri” adalah salah satu judul pada buku kumpulan cerita pendek tulisan dari Ahmad Tohari. Kang Sarpin pada cerita ini adalah tokoh yang sedang  galau. Ia adalah orang yang bisa digolongkan sebagai cucuk senthe. Golongan ini merupakan lelaki  yang memiliki gairah berahi meledak ledak dan kesulitan mengontrol hasratnya. Kang Sarpin ingin bertobatLanjutkan membaca ““ Kang Sarpin Minta Dikebiri” Lah……..?!”

Sedang tidak membaca buku, namun DL.. (1)

Salah satu cara mengisi waktu saat Stay at home adalah membaca buku. Kegiatan membaca buku mungkin sudah menjadi kebiasaan rutin banyak orang. Bila terasa jenuh, ada baiknya  kita meletakkan buku dan berpindah ke referensi lainnya seperti majalah. Bacaan jenis ini memiliki karakteristik  sendiri- sendiri. Salah satunya seperti yang ada di gambar di atas. Djaka Lodang.Lanjutkan membaca “Sedang tidak membaca buku, namun DL.. (1)”

Menilik Suasana Orde Baru Melalui Novel Karya Ahmad Tohari

Pada blog ini, 2 karya Ahmad Tohari yakni  Bekisar Merah dan Orang Orang Proyek telah diulas. Pada Bekisar Merah, cerita tentang Lasi yang bermula istri seorang penderes tidak diduga masuk ke kehidupan para “orang kuat” di negeri ini. Sedang pada Orang Orang Proyek, cerita Kabul yang mantan aktifis kampus harus memilih mundur dari pos basahLanjutkan membaca “Menilik Suasana Orde Baru Melalui Novel Karya Ahmad Tohari”

Membaca buku berbahasa asing.. (pemula)

Jika kita sudah terbiasa membaca buku rujukan berbahasa Indonesia, mungkin akan merasakan “perjuangan” untuk terus membaca halaman demi halaman buku berbahasa asing. Betapa tidak?  Selain kita membutuhkan waktu membuka kamus cetak ataupun online, kita harus tekun mencermati susunan kata-kata asing agar tidak salah memahami arti yang dimaksud. Bisa jadi, kita menemukan kata atau kalimat asing yangLanjutkan membaca “Membaca buku berbahasa asing.. (pemula)”

Pentingnya kita membaca halaman Daftar Pustaka..

Saat kita membaca buku non fiksi seperti manajemen,psikologi, sosial,politik,  kadang kita abai dengan halaman-halaman daftar pustaka. Padahal, dari referensi ini kita, yang berminat pada tema buku yang kita baca,  bisa mendapat informasi yang sangat berguna.   Setidaknya terdapat 3 manfaat disini, yakni : Kita mendapatkan informasi bahwa buku yang kita baca terkait dengan bahan-bahan yang tersajiLanjutkan membaca “Pentingnya kita membaca halaman Daftar Pustaka..”

Launching dan Bedah Buku : Kata Bersama

Salah satu buku terbitan UGM Press yakni Kata Bersama akan dilaunching pada tanggal 22 Agustus 2019. Buku ini, secara umum berkisar tentang teori dan aplikasi—mengangkat isu-isu seputar teologi komparatif Islam/Kristen dan pelbagai pandangan tentang bagaimana kedua pemeluk agama ini dalam menjawab tantangan global bersama semisal lingkungan, pembangunan, perempuan, dan hak asasi manusia. Ingin ikut? SegeraLanjutkan membaca “Launching dan Bedah Buku : Kata Bersama”

“Silakan baca disini..!”

“Buku yang bagus adalah buku yang sudah dibaca”. Begitulah salah satu kalimat yang mengingatkan kita untuk tidak php-in buku. Apalagi, buku yang pernah kita beli namun masih tergeletak bersih nan manis di rak buku. Jarang tersentuh. Buku yang telah kita miliki, wajiblah dibaca. Setidaknya kita pernah membacanya hingga habis. Kalimat ini juga secara tidak langsungLanjutkan membaca ““Silakan baca disini..!””